Ketika Saya Menjadi Aku

ketika saya menjadi aku.

lelahnya.
aku lelah dengan bermesraan.
harus memegang tanganmu dengan erat ditengah keramaian atau bahkan jalan berdampingan dihadapan banyak orang.

duduk berdua sambil menikmati hidangan makanan yang kita pesan, kemudian kita bercerita apa saja.

berfoto ria, seakan ingin menunjukan bahwa kita sedang kasmaran.

sungguh,
kali ini aku malu.
terlalu bersandar terbawa nikmat dunia yang fanna.
aku belum milikmu sepenuhnya,
maka izinkan aku menjauh sementara,
aku hanya ingin beristirahat.

malu aku dihadapan Ayah Ibu,
betapa meruginya aku membuang waktu tanpa ada tujuan.

jelas saja kini aku resah,
gelisah tiada tara.
karena kita belum seutuhnya.
-
Bia | 15 Juli 2017 | 20:27 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar