Berteman Dengan Hidup

hallo, akhirnya saya mengunjungi Blog ini (lagi) disela-sela saat sedang bekerja, kebetulan hari ini sedang tidak begitu hectic kerjaan-nya, jadi saya luangkan waktu saya untuk menulis sedikit demi sedikit walaupun mencuri waktu dari jam kerja hehe tak apa, jarang-jarang kok kayak gini.

ada satu yang ingin saya bahas, mengenai Kebebasan Finansial. tapi ngomong-ngomong, saya akan bahas dengan gaya bahasa saya sendiri aja ya hehe, karena untuk kebebasan finansial itu sendiri pun berbeda-beda dalam apndangan setiap orang.

"lo kerja mulu, ngga capek?"
"lo kerja mulu, kejar setoran?"
"lo kerja mulu, kapan ada waktunya buat nongkrong?"
"lo sih kerja mulu,  jadi sakit kan tuh"
"lo balik kerja malem banget deh, lembur terus ya"
"jauh banget kantor lo, ngga mau cari yang deket aja?"

dari pertanyaan diatas, itulah yang sering datang pada mata dan telinga saya, mungkin hampir setiap hari. mata = dari chat, telinga = bertemu langsung.

sebenarnya apa yang saya lakukan hingga saat ini, adalah hal yang memang ingin saya lakukan untuk goals di masa depan yang akan datang. mengapa? umur saya saat ini ingin menginjak diangka 23 (Juli, 2017), tandanya saya sudah atau akan memasuki life crisis, dalam artian saya sudah bukan macam anak abege yang harus kesana-kemari lalu bingung ingin menghabiskan waktu kemana, karena waktu bagi saya sangat berharga.

jadi ada apa dengan Kebebasan Finansial yang ingin saya bahas sebenarnya? jadi begini..

umur saya 23 tahun, masih muda, berkesempatan untuk berkarya, mengejar cita-cita pun masih ada. jadi saya fikir ngga ada salahnya dengan rules life yang saya rencanakan. 

sudah saya fikirkan dengan matang-matang ketika umur saya masih menginjak kepala 1 (satu), maksudnya 17 - 19 tahun, maka hal tersebut saya ingin mengembangkannya menjadi sebuah kenyataan.

saya bekerja, ingin mendapatkan penghasilan itu tentu ngga bisa dipungkiri, karena.. untuk kebutuhan sehari-hari dan lainnya. mencari kerjaan sampingan selagi umur yang masih aktif ini ngga ada salahnya juga, selagi bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah tannpa harus meminta kepada orang tua.

jadi, sebenarnya saya..... ngga terlalu suka untuk "kongkow" terlalu lama di sebuah Cafe atau tempatnya orang ngumpul deh dari siang sampai malam kalau cuma bincang-bincang biasa (beda cerita kalau ketemu teman super lama yang bertahun-tahun ngga ketemu, itu moment-nya beda ya) misalnya: nongkrong di Cafe bareng temen-temen, padahal sering ketemu tapi jalan mulu setiap minggu, nah itu yang saya kurang sukai..

karena saya ingin sekali, pada saat memasuki umur kepala 3 (tiga) saya bersyukur apa yang sudah saya hasilkan dari jerih payah saya ketika kemarin masih berumur kepala 2 (dua), nah jadi.. ngga ada yang salah kalau saat ini saya lagi sibuk-sibuknya merintih karir *cie gitu*, mencari penghasilan lebih, menambah link pekerjaan, dan lembur hingga beberapa jam pun buat saya ngga jadi masalah, toh saya belum berkeluarga (belum menikah maksudnya loh) saya fikir waktu seperti inilah yang akan saya manfaatkan, beruntungnya saya mempunyai orang tua yang sangat support dalam karir dan tidak terlalu tergasa-gesa akan mendesak saya untuk menikah. hmm.. let it flow, semua ada prosesnya dan ada waktunya kalau soal itu.

nah, ngomong-ngomong kenapa saya menginginkan Kebebasan Finansial?

hmm..
karena, nyatanya saya ingin sekali ketika sudah berkeluarga nanti bahwa saya sudah siap lahir batin dan ngga serba mendadak nan kaget.. apa yang sudah saya persiapkan sudah matang dari jauh-jauh hari dan kelak untuk anak-anak saya nanti pun sudah tercukupi dengan baik, bahkan untuk orang tua saya pun juga.. *inshaAllah*

intinya, saya tidak ingin merepotkan keluarga atau suatu saat nanti orang yang akan menjadi imam di keluarga saya. yah.. bermimpi dan berharap menjadi awal saya menjadi pribadi yang optimis kalau suatu saat nanti akan terwujud. tentunya dengan usaha. Aamiin.

ngga ada yang sia-sia didunia ini, kalau kita mau berdoa, berusaha, dan bekerja keras.
yes, good luck in my way!
-
Bia - 26/06/2017 | 14:34 WIB | @ Tokopedia Tower - Kuningan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar