Perempuan Dengan Impiannya.

satu per satu impian saya mulai tercapai, dari hal yang tidak mungkin bahkan menjadi mungkin, tentunya dari hal yang kecil juga. saya sangat bersyukur atas ini, entah ingin mendeskripsikannya bagaimana, sampai saya bingung.

yang jelas, Nazar saya ditahun ini sudah terlaksana.
yang dimana dari awal Januari 2016 saya atur sebaik mungkin supaya pencapaian itu tercapai.

pada saat itu saya memulainya dengan :

1. Tuntas Skripsi 3,5 Tahun
ya, saya berhasil penggarapan Skripsi di awal Maret 2016 dan itu saya anggap sebagai kado terindah untuk Mama. karena Mama berulang tahun dibulan Maret, tepatnya 12 Maret. rasa ucap syukur saya tiada hentinya, karena awal penggarapan Skripsi tidaklah mudah bagi saya, banyak sekali rintangan yang datang, dimulai pada saat itu saya mengerjakan benar-benar sendiri tanpa bantuan dari teman, bukannya tidak punya teman tetapi pada saat itu di Angkatan saya masih sedikit yang mengambil Skripsi 3,5 Tahun, sehingga sebagian yang mengambil sedikit dan fokus sendiri-sendiri dalam penggarapannya, termasuk saya, lalu saya masih menjabat keorganisasian di Fakultas dan saya harus melaksanakan beberapa acara besar saat itu, ditambah lagi dengan Pmbimbing Skripsi saya yang kata orang-orang 'Killer' dalam materi dan tak luput banyak tekanan dari orang-orang, tidak tidur selama 3 hari, fatalnya hampir Tipes, badan kurus. namun setelah selesai dalam penggarapan Skripsi, saya sangat bangga dengan apa yang saya kerjakan dan akhirnya selesai dengan target. Mama dan Ayah sangat senang, ketika mendengar anaknya lulus sidang Skripsi, karena ketika saya dinyatakan lulus saya langsung menelfon Ayah saya, karena ini semua berkat do'a beliau juga. ohya saya juga sangat senang karena Wisuda saya nanti akan diadakan pada bulan September, dan itu ulang tahun Ayah saya yang akan menjadi kado terindah untuk beliau nanti melihat saya sudah memakai toga dan akan ada sesi foto keluarga yang akan dipasang diruang tamu setelah kakak saya yang sudah duluan Wisuda.

2. Selesai Sidang Skripsi Harus Naik Gunung
disini saya mewujudkannya naik gunung ke Gunung Gede Pangarango, Jawa Barat, yang dimulai pendakian selama 3 hari 2 malam pada tanggal 19 - 21 May 2016. ketika sampai dipuncak gunung dengan pendakian yang cukup lelah, saya bersandar didiatas ketinggian 2968 Mdpl dan sambil tersenyum.. ternyata Nazar saya bisa terwujud juga.

3. Dapat Kerja Sebelum Wisuda
tidak dapat dipungkiri, orang tua menginginkan anaknya cepat kerja setelah lulus kuliah dan benar sekali di Keluarga saya termasuk tipikal yang mengharuskan anaknya tidak boleh menganggur sedikit, entah ini baik atau tidak, tapi saya yakin ini pengharapan orang tua. yang dimana pada saat saya sebelum naik gunung, digenjotkan dengan maksud disuruh cari kerja tidak boleh berdiam terus dirumah dan berbagai cara saya tempuh supaya dapat kerja, sayangnya ketika saya melamar kerja tidak ada SKL (Surat Keterangan Lulus) yang sementara dari pihak Fakultas maupun Kampus. ini sangat menguji hidup saya, karena saya hanya melamar pekerjaan memakai KHS sementara bahkan modal Ijazah SMA. lalu pada akhirnya pada waktu itu saya mencoba mengikuti oprec di Televisi Swasta di Jakarta, saya melamar dengan bermodalkan nekat dengan KHS saja pada waktu itu dan benar terjadi saya dipanggil untuk Test Tahap Pertama dan saya lolos, lalu di Tahap Kedua saya tidak lolos pada saat wawancara, karena saya belum ada SKL / Ijazah, maka saya mundur. rapuh jelas namun saya anggap ini tantangan agar saya lebih baik lagi. nyatanya, setelah saya turun dari Gunung Gede pada saat itu, saya mendapati pekerjaan dibidang yang sesuai dengan jurusan saya, ketika itu saya ditelfon by phone dan ia adalah mentor sewaktu saya masih magang disana, walaupun perusahaan swasta, tapi tak mengapa yang penting saya bisa mencari pengalaman serta ilmu disana, entah saya harus gimana lagi untuk menerima ini semua, saya sangat senang dan berucap Alhamdulillah..

4. Gaji Pertama Disisihkan Untuk Orang Tua & Membeli Yang Saya Mau
setelah mendapati kerja, jelas saya mendapat gaji pertama pada saat itu saya kasih ke orang tua walaupun mereka tidak meminta, tapi tak apa, karena gaji pertama adalah sebuah kerberkahan untuk saya tersendiri maka saya memang niat untuk kasih ke orang tua saya walaupun tidak seberapa yang jelas mereka bisa merasakan hasil keringat sendiri dari anaknya dan saya sejak saat bekerja sampai sekarang tidak lagi meminta kepada orang tua karena saya sudah punya rasa malu ke mereka. senangnya memang bukan main ketika saya bisa mendapatkan gaji, tak luput saya langsung meng-list apa saja yang dibutuhkan dan saya inginkan bahkan yang tidak tercapai pada waktu saya belum punya uang sendiri.

5. Beasiswa S2
Nazar saya yang ke 5 (lima) ini yang belum terealisasikan, karena persaingan yang semakin besar untuk bisa mendapatkan Beasiswa S2. ya, saya ingin sekali melanjutkan S2 dengan mencari Beasiswa, syukur-syukur apabila dapat Alhamulillah. sayangnya, waktu saya saat ini sangat sempit nan sedikit untuk mengaturnya, karena akhir-akhir ini banyak sekali yang saya urusi. yang jelas saya tidak mau meyia-nyiakan kesempatan yang baik bahkan terbaik.

mungkin itu adalah hanya beberapa harapan saya atau sebuah Nazar saya yang ingin saya capai, ternyata benar berharaplah sesuai porsi yang cukup, bermimpilah sebanyak mungkin, berusahalah dengan niat, maka engkau akan meraihnya dengan hikmat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar