Sudah.

teruntuk anda yang mungkin tidak akan membaca tulisan ini,
entah rasanya ingin diungkapkan seperti apa lagi.
waktu demi waktu terus berjalan, begitu dengan hari, jam, menit, dan detik.
rasanya sulit untuk diungkapkan seperti apa,
karena mulut tidak sanggup untuk berkata tentang anda.
saya senang bisa mengenal anda,
pertemuan awal kita yang tak begitu sengaja
saya kagum dengan sosok anda,
yang sampai sekarang saya pun tidak tau mengapa saya begitu mengagumi anda.
tapi sekarang, mungkin kita sudah jauh bahkan terlalu jauh.

ada alasan mengapa kita seperti ini.
klasik rasanya, saya dengan alasan saya dan anda dengan alasan anda.
tapi semua sudah terjadi dan ada saatnya nanti.
saya percaya, bila memang harus berpisah mungkin yang terbaik.
maaf bila hingga saat ini masih terus menyebut nama anda
dan memikirkan sosok anda dipikiran saya,
walaupun diri anda tak sebaliknya seperti saya.

terima kasih,
saya senang bila anda bercuap kalimat kepada saya sampai sekarang walau jarang
terlalu singkat, yang penting saya senang.
sekali lagi terima kasih,
saya sangat merindukan moment yang mungkin tidak akan bisa diulang.
memang tak akan mungkin lagi,
karena diri anda sudah mengeluarkan kalimat itu kepada saya,
bahwa tidak akan bisa.
masalah saya menunggu mungkin akan saya tarik lagi dari lontaran kalimat saya kepada anda.
karena semuanya sudah jelas bahwa kita memang berbeda.
tapi saya alam selalu mendo’akan anda.
sampai jumpa dipenghujung masa depan yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar