Kata Demi Kata.

salah atau tidak saya memposting tulisan ini,
yang jelas saya akan bebas berekspresi dengan apa yang ada dibenak saya.
mungkin anda tidak terlalu mengerti maksud saya bagaimana,
tapi yang jelas saya menulis dengan apa adanya.

pernah terlontarkan, kalau diri saya sedikit agak lelah.
bosan dengan semuanya yang saya anggap flat.
pernah terpicu untuk mundur dari hal yg saya hadapi.
bukan karena saya takut, saya muak.

saya lelah dengan prosa kata yang sangat klasik,
yang setiap hari didasari dengan suatu kebohongan
atau bahkan kesengajaan.

pernah terlintas banyak orang-orang disekeliling anda
yang sangat menyayangi anda, mereka support penuh.
tapi kadang ada kalanya saya harus sendiri.
merenungkan apa yang harus direnungkan.

memotivasi orang sangatlah handal bagi saya,
apalagi menyemangati seseorang yg saya cintai,
rasanya harus tanpa mengharapkan balasan.

tapi for my soul, dalam benak saya,
saya harus ada kesempatan untuk menyendiri.
menyendiri untuk me-refresh otak bahkan hati.
karena saya tidak ingin sesuatu yang saya khawatirkan keluar.

dan sampai saat ini saya masih meragu terbelenggu.
masih menerka keadaan,
mengamati mereka yang diluar sana
tanpa mereka tahu.

bi..
semua terjadi karena alasan.
terapkan kesabaran saya dengan waktu yang tepat dengan keadaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar