Ini Hanya Pertemanan, Ngga Lebih. Sampai Jumpa!

kangen sebagai teman ya, ngga berlebihan. kurang lebih udah 10 (sepuluh) tahun kali ya kalau diitung-itung. kadang kangen masa becandanya, bercerita apa saja hingga larut malam. susah, senang, sedih, galau, bahagia selalu ada pada saat itu. bisa minta temenin kemana aja selagi sempet. ngobrolin tentang dulu 'main warnet' haha pergi jauh buat nemenin BM (banyak mau) makan ini, makan itu beli ini, beli itu. main ke rumah buat ketemu orang tua, tapi sampai detik ini saya ngga pernah tau rumah dia dimana. hanya tau daerahnya saja dan hal yang terpenting ialah, saya dan dia kenal pada masa jaman SMP (satu sekolah) tepatnya dikelas 8 (Delapan).

masa-masa yang lagi alay-alaynya, pulang sekolah (SMP) naik angkot, dia gelantungan diangkot. main Warnet bareng ditempat jauh atau dekat ngga jadi masalah. pulang kesorean karena keasyikan main game di Warnet, ada film bagus, nonton bareng. jogging bareng, saya habis diputusin sama pacar, dia menemani dan mendengarkan cerita saya. bahkan sampai online Skype cuma mau mendengarkan kegalauan saya yang saat itu lagi nangis.

SMP bareng, SMA ngga bareng, Kuliah bareng, namun beda Fakultas. jarang ketemu. tapi saya ingat betul, pertama kali ketemu.. janjian dikantin umum Kampus. sore-sore pesan Mie Ayam, tapi dia ngga beli makan karena kenyang dan saat itu dia sebenarnya sedang ada urusan di UKM-nya. bahkan ada yang bilang kalau saya sama dia dibilang 'pacaran' oh no.. padahal ngga sama sekali.

sekarang,
saya tau dia kecewa sekali dengan saya, mungkin efek saat saya ngga bisa tepatin janji ke dia, padahal dia sudah menyiapkannya secara matang-matang, namun pada saat itu saya tidak bisa menepati janji karena terlalu sibuk bekerja pada saat itu, nyusun laporan PKL, nyusun proposal skripsian, organisasi, dan masalah keluarga (semuanya datang secara bersamaan). namun, saya tau hal ini sudah diklarifikasi oleh saya dengan dia pada saat itu. tapi entah kenapa, rasanya ada yang mengganjal seperti semuanya berubah.

kali ini,
saya dan dia sudah jauh, ngga seperti dulu. mungkin karena sudah sama-sama dewasa, dan sudah menentukan pilihan terbaik. lagi pula sekarang saya dan dia sudah mempunyai 'kekasih' masing-masing, serta sedang banyak-banyaknya urusan ini itu. ya.. sama-sama menghargai satu sama lain. jadi mari bersikap sewajarnya saja, profesional.

terakhir bertemu dia, pada saat itu di Wisuda saya. dia membawakan sebuah boneka wisuda lalu mengucapkan selamat. saya senang bisa melihat dia lagi, tapi times change. terima kasih telah mewarnai pertemanan dikehidupan saya ya, dia orang baik. lekas dipertemukan nanti, dia sehat selalu dan sukses.

sampai jumpa!


-
Bia | 16 Juli 2017 | 22:10 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar