halo R!

halo!
berapa lama kamu, aku dan kita bersama? bercengkrama sambil berirama dengan nada gembira.
berapa lama kamu, aku dan kita bersedih? meresapi kegelisahan yang tiada henti.
berapa lama kamu, aku dan kita bosan? tak sungkan saling menuangkan perasaan yang tersimpan.

saya ingat sekali pertama kali kita bertemu.
berada di satu Kampus Hijau, satu Fakultas, namun beda Jurusan.
dengan gaya cuek saya yang mengabaikan kamu, karena kamu bukan siapa-siapa.
kamu hanyalah kamu yang dengan dunia bebas kamu.

singkat kata,
kita dipersatukan disebuah acara Fakultas saat itu dan tak disangka nyatanya 'kita' bertemu disatu divisi saat acara itu. 

kamu terlihat konyol, banyak tingkah, dan banyak bicara.
mungkin itu cara kamu untuk memulai perbincangan dengan saya yang menurut kamu baik.
tapi tidak dengan saya.. maafkan saya terlalu cuek ketika itu.
karena saya tidak tertarik pada saat itu bagaimana kamu mencuri perhatian.

waktu bergulir dari tahun ke tahun.
hingga saya dan kamu akhirnya berteman namun tidak dekat.
hanya sebatas, saya senior dan kamu junior di Fakultas.

kamu yang terlihat urak-urakan, nyatanya saya suka yang terlihat rapi
kamu yang terlihat ceroboh, nyatanya saya suka yang disiplin
kamu yang terlihat banyak main, nyatanya saya suka yang menghargai waktu.
nyatanya semua terbalik dari apa yang selama ini diharapkan.

tapi.. entah saya lupa kapan pertama kali memandang kamu dari jauh,
mungkin dari arah tangga turun menghadap Lobby Fakultas.
ingin menyapa sekedar "Hai" saja rasanya segan kepada kamu,
namun hasrat saya ingin sekali menegur kamu, bahwa saya ada dihari itu.

saya yang terlalu sibuk, nyatanya kamu sedang mencari saya.
mencari dengan memerhatikan dengan kasat mata,
arah tubuh kamu terlihat bahwa kamu sedang jatuh cinta,
tapi saya tidak.

maaf, apabila kamu terlalu menunggu lama dipelabuhan ini
karena pada saat itu tidak merasakan aura kamu hadir
mungkin kamu juga bosan, mengusahakan dengan rencana kamu namun saya lewati begitu saja.

maaf, ternyata pada saat itu saya masih terpuruk dengan masa lalu
sampai ada hasrat tidak ingin berkenalan dengan laki-laki lain
namun kamu selalu memberanikan diri, bahwa ada pelangi setelah badai.

saya ingat pertama kali kita kencan,
saat itu tepatnya pada tahun 2015 yang lalu, pada saat itu kita merencanakan nonton film di Mall. pada saat itu hasrat saya sebenarnya lelah karena baru saja pulang bekerja, namun janji haruslah ditepati.

dari waktu ke waktu akhirnya saya dan kamu pun saling bercerita, apa saja.
bertukar fikiran, membahas masalah politik atau lainnya, dan yang sangat saya senang ialah saat kamu terbuka dengan saya menceritakan tentang keluarga.

saya fikir, saat ini adalah waktu dimana kita saling mengungkapkan rasa dari segala rasa yang pernah ada, menuangkan ide-ide, mengeluarkan pendapat, mengoreksi diri atau mengoreksi antar sesama, dan memikirkan esok kita harus bagaimana.

saya hanya tidak ingin, semua terbuang sia-sia.
kamu hanyalah kamu, yang nantinya saja tidak tau untuk hasilnya seperti apa
atau yang nantinya kamu bersama siapa.

saya hanya ingin kamu lebih baik dari saya, bahkan terbaik.
karena kamu manusia baik, dan Allah maha baik..
mempertemukan saya dengan kamu.
-
Bia | 12 Juli 2017 | @ Tokopedia Tower - Kuningan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar